Klasemen

Unione Calcio Sampdoria atau yang umumnya dikenal sebagai Sampdoria, merupakan asosiasi sepak bola klub Italia yang berada di Genoa. Klub yang dibentuk di tahun 1946, ketika itu dua klub olahraga dari meger digabungkan di tahun 19890-an. Dimana penggabungan dengan Sampierdarenese dan Andrea Doria yang menjadikan Sampodria saat ini yang bersaing di kompetisi Seri A.

Dengan kedua nama tim dan jersey yang memiliki ciri khas, pertama adalah kombinasi dari mantan nama. Dan kedua menggabung warna mantan tim (biru-putih dan merah-hitam) untuk desain kandang. Warna tim biru dengan adanya lingkaran putih, merah dan hitam, mereka diberikan julukan Blucerchiati atau blue-circled. Sampdoria yang bermarkas di Stadion Luigi Ferraris dengan kapasitas 36.536. Yang berbagi dengan klub Genoa, Genoa Cricket dan Football Club.

sampdoria

logo sampdoria

Sejarah Klub Sampdoria

The Ginnastica Sampierdarenese, yang didirikan pada tahun 1891, turut serta dalam sepak bola pada tahun 1899. Dalam waktu bersamaan, klub yang dinamakan Socity Andrea Doria yang dibentuk di tahun 1895. Dan mulai berkembang untuk meningkatkan fokus mereka untuk bersaing di sepak bola.

Partisipasi Awal Liga Klub Andrea Doria

Andrea Doria tidak mengikuti musim pertamanya dalam Italian Footbal Championship yang telah diselenggarakan oleh Italian Federation of Football (FIF). Karena mereka telah mendaftarkan diri di sebuah kompetisi sepak bola yang diadakan oleh Italian Football Cahmpionship 1903. Yang tidak mampu meraih menang di semua laga selama kompetisi itu hingga tahun 1907. Ketika mereka melawan rival abadinya Genoa dengan skor 3-1.

Dimana kedua tim itu, merupakan rival dalam Derby yang dikenal sebagai Derby della Lanterna. Sampdoria meski hanya sekali meraih Scudetto dalam sejarah mereka, pada tahun 1990-1991. Dan klub tersebut telah meraih gelar juara Coppa Italia sebanyak empat kali, pada tahun 1985, 1988, 1989, dan 1994. Dan mereka pun sukses meraih satu kali Supercoppa Italia.

Keberhasilan Sampdoria di ajang Eropa, ketika mereka meraih gelar juara Piala Winners di tahun 1989-1990. Mereka pun telah mencapai Piala Eropa pada tahun 1991-1992, yang harus menerima kekalahan di finial dengan skor 1-0 melawan Barcelona setelah perpanjangan waktu.

Catatan Prestasi Sampdoria

pemain sampdoria

skuad sampdoria

Pada tahun 1979, Sampdoria harus turun kasta bermain di Seri B, diakusisi oleh pengusaha minyak Paolo Mantovani (1930-1993), yang berinvestasi di tim untuk bisa membawa diperingkat teratas. Di tahun 1986, Vujadin Boskov telah ditunjuka sebagai pelatih utama klub, dimana sang pelatih telah memberikan dua kali gelar juara Coppa Italia di tahun 1988. Dan masuk kedalam final kompetisi Piala Winners Cup UEFA pada tahun 1988-1989.

Dalam pertandingan di final Piala Winners Cup UEFA, Sampdoria dikalakan oleh Barcelona dengan skor 2-0. Dalam kemenangan kedua berturu-turut di Coppa Italia membuat Sampdoria beramin di Piala Winners 1989-1990, yang pada akhirnya mereka mampu meraih kemenangan atas Anderlecht setelah perpanjang waktu di final. Hal ini diikuti selama satu musim pertama mereka di musim 2015-2016 untuk meraih gelar Scudetto, yang dinobatkan sebagai peraih juara Seri A dengan unggul lima poin dari Inter Milan di posisi kedua.

Sampdoria yang pernah memiliki sejumlah pemain ternama seperti Gianluca Pagliuca, Gianluca Vialli, Roberto Mancini, Toninho Cerezo, Pietro Vierchowod dan Atlillio Lombardo. Yang mana, pelatih mereka ketika itu dilatih oleh Vujadin Boskov. Di musim berikutnya, Sampdoria mampu berada di final Piala Eropa, meski dikalahkan oleh Barelona di Stadion Wembley.

Di musim itu, Sampdoria telah mengikuti sejumlah pertandingan di klasemen Piala Eropa. Selama 1994-1995 kompetisi, mereka sukses ke babak semi final Piala Winners UEFA 1995-1995 sebelum mereka tersingkir melalui adu penalti dalam laga istimewa kontra Arsenal. Sampdoria pun juga mengikuti kompetisi Piala UEFA 1997-1998 yang harus menerima kekalahan dari Athletic Bilbao dibabak pertama.

F.C. Internazionale Milano yang biasa disebut dengan Inter Milan atau Inter, yang merupakan klub sepak bola profesional berasal dari Italia. Saat ini bermain di kompetisi Seri A Liga Italia. klub tersebut memiliki julukan dengan sebutan il Nerazzuri atau si biru hitam, il Bisone si ular besar dan La Benamata jika diartikan yang tersayang.

Sejak tahun 1908, Inter Milan yang bermain di ajang Seri A dan pendukung Internazionale disebut dengan Internisti. Pencapain terbaik kedua bagi Inter dalam sejarah mereka, pada tahun 2006 sampai dengan 2010. Mereka telah memperoleh gelar juara seperti Scudetto, Coppa Italia, Liga Champions UEFA, Piala Super Italia dan Piala Dunia Antarklub FIFA.

inter milan

logo inter milan

Musim Terbaik Inter Milan Ditangan Mourinho

Pada musim 2009- 2010 merupakan musim terbaik bagi Inter Milan dalam sejarah klub. Ketika itu Inter dilatih oleh Jose Mourinho, yang mana pelatih asal Portugal tersebut telah meraih treble winner dalam satu musim. Dimana gelar yang disabet Mourinho seperti Seri A, Coppa Italia dan Liga Champions UEFA.

Dengan pencapaian yang dihasilkan itu sebagai klub ke 6 di Eropa setelah Glasgow Celtic asal Skotlandia, klub asal Belanda PSV Eindhoven dan Ajax Amsterdam, dari Inggris Manchester United dan klub asal Spanyol Barcelona yang pernah memperoleh gelar treble winners.

Inter yang bermarkas di Stadion Giuseppe Maezza dan tempat latihannya di Angelo Moratti Sports Center atau yang dikenal sebagai La Pinetina. Yang merupakan fasilitas latihan yang berada di Appiano Gentile. Dimana Inter memiliki rival abadinya dengan A.C. Milan dan pertandingan mereka biasa disebut dengan Derby della Madonnina.

Sejarah Klub Inter Milan

Inter Milamn yang didirikan pada tanggal 9 Maret 1908 merupakan pecahan dari klub kriket dan sepak bola Milan, yang kini di kenal dengan AC Milan. Yang mana kelompok itu terdiri dari orang-orang Italia dan Swiss. Diberikannya nama Internazionale dari pendiri-pendirinya untuk membentuk satu klub yang memiliki pemain internasional.

Pada tahun 1910, Inter sukses meraih gelar juara Liga dan juga pada tahun 1920. Kapten dan Pelatih yang sukses memberikan Inter memperoleh Scudetto adalah Virgilio Fossati, yang kita itu tewas dalam Perang Dunia I.

inter-milan

para pemain inter yang sedang merayakan kemenangan di liga champions

Era Kejayaan Inter Milan

Inter Milan yang menunjukkan sebagai klub terbaik di Liga Italia, telah membuktikan kekuatannya yang mampu meraih gelar juara pada tahun 2008, 2009, 2010. Yang mana Inter satu-satunya tidak pernah terdegradasi sejak mengikuti Seri A. Yang didalam lagu untuk klub diberikan judul C’e solo l’Inter.

Di musim 2009-2010 Inter sukses menyamakan rekor Juventus dan juga Torino, yang memenangkan gelar juara Seri A secara beruntun dalam lima muism. Dan mereka pun sukses meraih gelar Piala UEFA sebanyak tiga kali. Musim pertama tahun 1990-1991, Inter berhasil mengalahkan klub Italia, AS Roma dalam pertandingan final.

Inter yang memperoleh gelar juara Piala UEFA yang kedua, yang berhasil menundukkan klub asal Austria SV Casino Salzburg padata hun 1993-94. Dan Piala UEFA yang ketiga, Inter mengalahkan S.S. Lazio dalam laga final yang diselenggarakan di Stadion Parc des Princes, Paris.

Inter Milan meraih menang kembali di Liga Champions yang ketiga kalinya di musim 2009-10, yang mana mereka mampu mengalahkan klub asal Jerman, Bayern Munchen di final. Yang pada sebelumnya, dengan mengejutkan berhasil menyingkirkan klub asal Spanyol, Barcelona yang lebih didominasikan.

Inter yang menjadi klub dari Italia untuk pertama meraih treble winners usai memenangkan semua ajang di musim 2009-10, seperti Scudetto, Liga Italia dan Liga Champions.  Di tanggal 15 Oktober 2013, Erick Thohir, Rosan Roeslani dan Handy Soetedjo yang semua ornag itu berasal dari Indonesia.

Dimana orang-orang tersebut memiliki saham 70 persen atas kepemilikan Inter Milan. Dengan menandatangani kesepakatan senilai akusisi 501 juta dolar. Erick Thohir pun juga membagikan D.C United dan Persib Bandung.

Associaziano Calcio Milan atau yang biasa di sebut dengan AC Milan, merupakan klub yang berasal dari sepak bola Italia di kota Milan. Yang saat ini bermain di kompetisi Seri A, mereka memakai jersey berwarna merah-hitam dan celana putih (terkadang hitam). Klub ini didirikan pada tahun 1988 oleh Alferd Edwards dan Herbets Kilpin.

Membuat klub itu, mendapatkan julukan rossoneri (merah-hitam). Milan merupakan tim kedua yang sukses dalam sejarah sepak bola di Italia, dimana klub tersebut mampu meraih gelar juara sebanyak 18 kali ajang Seri A dan 5 kali Piala Italia.

Kesuksesan AC Milan Dalam Meraih Gelar Juara

AC Milan

logo ac milan

Milan dan Boca Junior merupakan tim tersukses di dunia sepak bola dalam gelar juara Piala Internasional. Dimana kedua tim tersebut memiliki 18 gelar resmi yang diakui oleh UEFA dan FIFA. AC Milan mampu meraih rekor tiga kali di kompetisi Piala Interkontinental, yang saat ini menjadi Piala Dunia Antarklub FIFA.

Mereka mampu meraih gelar juara di Piala Liga Eropa atau lebih dikenal Liga Champions, sebanyak tujuh kali dan urutan kedua setelah Real Madrid. Dalam peraihan gelar lainnya, Milan menjadi rekor Piala Super UEFA lima kali dan Piala Winners UEFA dua kali.

Selama Milan berkompetisi di semua ajang, mereka mampu memenangkannya. Terkecuali dalam Liga Eropa UEFA hanya mampu melaju di babak semifinal dua kali, pada tahun 1972 dan 2002. Mereka pun mampu meraih gelar juara liga sebanyak 18 kali.

Milan merupakan gabungan dari kedua klub yang paling sukses di Seri A, di belakang Juventus yang meraih 31 gelar juara dengan rival abadinya Inter. Dimana mereka mampu meraih gelar juara Coppa Italia sebanyak lima kali, dan membuat rekor enam kali di ajang Supercoppa Italiana.

AC Milan Tumbang Kontra Juventus

Milan vs Juventus

kedua pemain yang sedang berebut bola

Juventus  yang terus menunjukkan kehebatannya di klasemen sementara Seri A, usai mereka menundukkan AC Milan dengan skor akhir 2-1. Pertandingan itu bermain di markas Juve, Turin hari Sabtu lalu. Dimana tim tuan rumah meraih tiga poin penuh, yang membuat jarak mereka dengan AS Roma di peringkat kedua berselisih 11 angka.

Dimana pelatih Massimiliano Allegri yang menurunkan beberapa pemain pelapis, namun Juventus tetap menampilkan permainan yang mereka miliki. Yang mampu menguasai bola dan serangan yang mematikan. Meski dari awal laga, tim tuan rumah mengalami kesulitan yang dibuat oleh Milan.

Gol pembuka Juventus berawal dari umpan satu di area pertahanan Milan, dimana posisi Medhi Benatia yang bebas, menerima umpan dari Dani Alves, tidak lama kemudian bola melesat dengan keras sehingga Gianluigi Donnarumma tidak mampu menghentikannya.

Meski gol pertama yang diraih Juventus, harus menunggu setengah jam dalam pertandingan tersebut. Terus menerus Higuain Cs memberikan serangan, peluang matang di menit 34 situasi yang begitu menegangkan di kotak penalti Milan. Namun, tendangan dari Sami Khedira masih melebar dari gawang.

Jelang dua menit babak pertama usai, Milan sukses menyamakan kedudukan melalui counter attack. Yang mana pergerakan dari Gerard Deulofeu yang berada di sisi kiri begitu cepat, lalu memberikan umpan kepada Carlos Bacca yang mampu menghasilkan gol ke gawang Gianluigi Buffon.

Di mulainya babak kedua yang beberapa peluang terjadi di laga itu, di menit 52 nyaris memimpin kembali, kalau saja peluang Khedira mampu meraih umpak tarik dari yang berada di tiang dekat. Yang mana tidak mampu dihalau lini pertahanan Milan.