Berita

Associazione Calcio Chievo Verona yang disebut Chievo Verona atau juga Chievo, merupakan tim sepak bola Italia yang berasal dari Suburban. Dengan nama yang sama Verona atau juga Veneto, dan dimiliki Paulani. Yang mana klub ini merupakan sebuah perusahaan produk roti dan inspirasi nama asli mereka, Paulani Chievo.

Klub ini dijuluki dengan sebutan Gialloblu (Kuning – Biru), Mussi Volanti (Keledai Terbang) atau Ceo (Chievo di Venesia). Dan bermain di Stadion Marc’Antonio Bentegodi yang memiliki kapasitas 38.402 berbagi dengan rival sekotanya Hellas Verona.

chievo

logo chievo

Sejarah Klub Chievo Verona

Klub ini didirikan di tahun 1929 oleh dari sekumpulan penggemar olah raga dari suburban yang berada di kota Verona. Awalnya tim ini tidak resmi secara berafiliasi dengan Federasi Sepakbola Italia (FIGC). Namun klub tersebut tetap mengikuti beberapa turnamen amatir dan bertanding dengan baik dibawah denominasi “OND Chievo” yang diberikan nama oleh Rezim Fasis.

Pada tanggal 8 November 1931 merupakan debut resmi klub bermain di Liga. Dimana jersey pertama tim pada saat itu berwarna merah-hitam, kuning dan biru yang sebenarnya mulai dikenakan di musim 1957-1958. Sejak lama mereka dia memakai sponsor ‘Cardi Chievo’ yang memiliki keterbatasan di wiliyah tersebut. Pada tahun 1975, akhirnya klub ini dipromosikan di ke Seri D.

Kebangkitan Chievo ketika itu berkat keterlibatan dari Luigi Campedelli, yang di ambil alih menjadi Chievo Verona dari usaha industri gula miliknya. Dimana nama kepemilikannya yaitu Paulini, yang sekaligus menjadi sponsor utama klub sampai sekarang. Campedelli dengan Chievo yang dibawah kepemimpinan pelatih De Angelis, sukses meraih menang dari Seri C2 ke Seri C1 di tahin 1987 dan kemudian di tahun 1989 dengan pelatih Gianni bui.

Pada tahun 1990, Luigi Campedelli kembali menjadi pemimpin perusahaan, kemudian menggantikan nama menjadi Chievo Verona. Presiden Luigi Campedelli pun kembali untuk menangani klub selama dua musim sebelumnya di tahun 1992. Sedangkan anak dari Campedelli yang berusia 23 tahun itu, menajdi pemimpin baru dan termuda bagi klub sepak bola profesional Italia.

Campedelli yang dipromoiskan oleh Giovani Sartori untuk menjabat sebagai direktur sepak bola, dengan pelatih baru tim yang bernama Alberto Malesani. Dibawah kepelatihan Malesani, tim membuat kejutan yang memenangkan Seri C1 dan dipromosikan ke Seri B. Yang mana klub saingan sekotanya Hellas Verona sedang bermain pada saat itu. Lalu Malesani menandatangani kontrak untuk menangani Fiorentina, dan digantikan oleh Silvio Baldini menjadi pelatih baru tim.

skuad chievo

para pemain chievo yang sedang merayakan gol

Mussi Volanto (2001-2007)

Pada awal musim 2001-2002, Chievo yang bermain di Seri A, merupakan tim yang paling kritis membuat mereka harus kembali ke Seri B. Tetapi, mereka menjadi sebuah tim kejutan d Liga yang bermain dengan gemilang dan menghibur dan memimpin liga selama enam pekan berturu-turut. Klub ini berada di peringkat kelima yang mengakhiri musim, dengan begitu sangat terhormat yang beramin di Piala UEFA.

Di tahun 2002-2003, Chievo yang mengikuti tingkat Eropa harus tersingkir di babak pertama dengan Red Star Belgrade. Yang mana berakhirnya musim ini, menempatkan mereka berada di posisi ke tujuh klasemen Seri A, sekaligus membuktikan bahwa Chievo merupakan salah satu tim terbaik. Dan di musim 2003-2004, klub ini mengakhiri musimnya di posisi kesembilan.

Chievo pun bangkit dengan cepat dari rasa kecewa degradasi mereka di matchday terakhir 2006-2007. Yang berjuang untuk bisa kembali menjadi tim promosi untuk berada di papan atas. Dengan itu meraka harus ditinggalkan oleh beberapa pemain yang berkualitas, seperti Franco Semioli, Salvatore Lanna, Mateo Brighi, Paolo Sammarrco dan Erjon Bigdani. Yang mana pelatihnya kala itu Delneri pun turut meninggalkan klub.

 

ACF Fiorentina atau yang sring disebut dengan Fiorentina, merupakan salah satu klub asal Italia dari Florence, Tuscany. Klub itu didirikan pada tahun 1926 dan kembali didirikan di thaun 2002, Fiorentina yang saat ini masih bermain di Seri A Liga Italia. klub itu disebut juga dengan La Viola yang merupakan julukan mereka, yang memiliki warna ciri khas yaitu ungu.

Fiorentina yang pernah meraih gelar juara Seri A, di musim 1955-56 dan kembali memenangkan gelar itu pada tahun 1968-69. Menjuarai sebanyak enam trofi Coppa Italia dan satu Piala Super Italia. Dalam ajang Eropa, Fiorentina pun menyabet Piala UEFA Cup Winner Cup pada tahun 1960-61. Lalu harus dikalahkan di final setahun kemudian.

Ketika itu, mereka menempati posisi runner-up di Piala Eropa pada tahun 1956-57. Yang dikalahkan oleh Real Madrid dan nayris menjadi juara di Piala UEFA yang membuatnya berada di posisi runner-up di musmim 1989-90. Fiorentina yang berlaga di Stadion Artemio Franchi sejak 1931, yang memiliki kapisitas 47.282. Stadion itu telah beberapa kali berubah nama selama bertahun-tahun dan beberapa kali di renovasi.

logo fiorentina

logo fiorentina

Sejarah Klub Fiorentina

Nama kepanjangan klub Associazione Calcio Fiorentina yang berdiri pada tahun 1926, oleh petinggi lokal dari Partai Fasis Nasional bernama Luigi Rdiolfi. Yang menggabungkan dua klub Florentine terlebih dahulu, CS Firenze dan PG Libertas. Memiliki tujuan terbentuknya sebuah klub tangguh di kota Florence, yang bisa berjaya di kejuaraan sepak bola Italia.

Dan dapat mempengaruhi dalam kebangkitan sepak bola Calcio Fiorentino yang ketika itu sepak bola modern yang dimainkan dari keluarga Medici. Pada tahun 1931, Fiorentina masuk kedalam kompetisi Seri A. Dan di tahun yang sama pun telah diresmikan stadion baru mereka, yang saat itu diberikan nama Giovanni Berta, diambil dari sebuah nama tokoh Fasis.

Seiring waktu berjalan namanya pun lebih dikenal Stadio Artemio Franchi. Di eranya, stadion itu merupakan stadion yang terbaik dan dianggap sebagai stadion paling bersejarah. Untuk bisa bersaing dengan klub yang ada di Italia, Fiorentina memiliki pemain-pemain baru yang membuat timnya menjad kuat, seperti striker asal Uruguay yang bernama Pedro Petrone yang dijuluki el Atilltero.

skuad fiorentina era 1955-56

skuad fiorentina era 1955-56

Gelar Scudetto Fiorentina

Fiorentina yang tampil dengan baik, selalu menempati posisi lima besar dalam ajang Liga domestik pada tahun 1950. Ketika itu tim tersebut memiliki sejumlah pemain seperti Giuliano Sarti, Sergio Cervato, Francesco Rosella, Guido Gratton, Giuseppe Chiappella dan Aldo Scaramucci. Dan di lini depannya mempunyai penyerang andalan dari Brasil dan Argentina yang bernama Julinho dan Miguel Montuori.

Dengan adanya para pemain andalan mereka, Fiorentina mampu meraih gelar juara Scudetto untuk pertama pada tahun 1955-56. Ketika itu, dalam klasemen hanya selisih 12 angka dari peringkat kedua yang ditempati oleh A.C. Milan. Dan di tahun berikutnya, AC Milan mampu merebut gelar itu. Fiorentina yang berhasil mencapai final Piala Eropa, yang dikalahkan oleh Real Madrid dengan skor 0-2.

Tiga musim berikutnya, Fiorentina selalu menempati posisi runner-up. Di musim 1960-61, klub ini telah meraih trofi Coppa Italia dan memenangkan Piala Winners saat itu berhadapan dengan Rangers. Dan sempat mengalami kemerosotan di tahun 1960-an, yang harus berada di posisi ke 4 dan 6. Tapi kembali bangkit menjuarai Coppa italia dan Piala Mitropia di tahun 1966.

Meski di tahun 1960 Fiorentina menunjukkan prestasi klub yang meraih beberapa trofi dan berada di tempat yang terbaik di Seri A. Dimana tidak ada yang dapat mempercayai dengan hasil tersebut. Di tahun 1968-69, ketika itu AC Milan menjadi kandidat juara, sayang di pertandingan ke 7 mereka harus kandas dengan Bologna dan diambil alih oleh Gigi Riva dan Cagliaria.

Tampil memuaskan di awal musim, Fiorentina kembali berada di puncak teratas Seri A, tapi ketika di akhir paruh musim mereka bermain dengan imbang melawan Varese yang menghasilkan skor 2-2. Yang membuat mereka harus menerima tanpa meriah gelar, kepada klub Cagliari.

 

Nama lengkap klub Societa Sportiva Calcio Napoli, yang biasa di sebut Napoli. Klub tersebut merupakan klub sepak bola yang berasal dari Italia, bermakaskan di kota Napoli, Campania. Dimana klub itu bermain di pertandingan kandang yang bermarkas di Stadion San Paolo, memiliki kapasitas 78.210 bangku penonton.

Jersey yang dipakai tim ini pun, berwarna biru langit yang mendapatkan julakan Azzuri atau dalam bahasa Indonesianya Biru. Pada era 1980-an Napoli memiliki beberapa pemain kelas dunia seperti Diego Maradona, Andrea Carnevale, dan juga Antonio Careca.

Ketika tahun 2004 usai mengalami krisis keuangan, klub ini resmi di beli oleh Lodo Petrucci. Yang beganti nama menjadi Napoli Soccer, dan pada tahun 2006 dipakai kembali nama S.S.C Napoli.

Napoli

logo napoli

Sejarah Klub Napoli

Klub yang pertama kali didirikan dengan nama Naples Foot-Ball & Cricket Club pada tahun 1904, oleh pelaut Inggris bernama William Poths dan rekannya Hector M. Bayon. Dimana klub itu terbentuk dalam tiga tim seperti Conforti, Catterina dan juga Amedeo Salsi.

Warna jersey asli klub adalah biru langit dan biru tua yang bergariskan biru dengan celana hitam. Naples yang memulai pertandingan dalam debutnya meraih kemenangan 3-2 melawan klub asal Inggris, dimana masing-masing gol dicetak oleh MacPherson, Sxafoglio dan Chaudoir.

Pada tahun 1906, nama klub itu pun disingkat menjadi NAples Foot-Ball Club. Awal ke beradaannya, dalam kejuaraan sepakbola Italia terbatas hanya klub utara saja. Dalam ajang kejuaraan, Napoli berhadapan dengan Palermo FBC, dimana Naples mampu meraih juara sebanyak tiga kali.

Dibawah Presiden Giogio Ascarelli, klub berganti nama menjadi Associazione Calcio Napoli pada tanggal 23 Agustus 1926. Setelah awal musim yang buruk dalam semua ajang kejuaraan. Kemudian, Napoli kembali ke Seri A pelopor Divisi Nasional oleh FA Italia dan bermain dengan baik berkat pemain kelahiran Paraguay, Attila Sallustro.

Dimana pemain tersebut merupakan pahlawan bagi klub tersebut dan juga para fans. Atitila Sallustro merupakan pemain yang mampu mencetak gol dan membuat catatan gol terbanyak dalam sejarah Napoli yang kini masih berdiri. Napoli yang bermain di Seri A, saat itu dibawah kepemimpinan William Garbutt. Yang bertugas selama enam musim, membuat klub berubah drastis yang mampu berada di puncak klasemen.

Pada tahun 1933-1934 mereka hanya berada di posisi kedua atau ketiga di klasemen, dimana mereka memilki pemain hebat seperti Antonio Vojak, Arnaldo Sentilmenti dan Carlo Buscaglia. Di tahun-tahun menjelang Perang Dunia II Napoli mengalami kemerosotan, berada di zona degradasi tahun 1939-1940. Dan pada tahun 1942 Napoli harus di bermain di Seri B Liga Italia.

diego maradona

ketika maradona di napoli

Perkembangan Napoli di Era Maradona

Napoli yang telah bangkit kembali, untuk berada di Seri A di musim 1964-1965, ketika itu dibawah manajemen yang merupakan mantan pemain Bruno Pesaola. Dimana mereka meraih kemenangan Coppa delle Alpi dan kembali ke Seri A Liga Italia. Dimana ketika itu, beberapa pemain terpopuler seperti Dino Zoff, Jose Altafini, Omar Sivori dan Antonio Juliano. Yang mana Juliano sudah membuat rekor klub dalam penampilannya bermain bersama Napoli.

Kecenderungan Napoli dalam penampilan terabiknya di Liga berlanjut di tahun 1970-an, yang menempati peringkat ketiga di tahun 1970-1971 dan 1973-1974. Dimana mereka hanya mencapai babak ketiga yang mengalahkan Porto dengan skor 2-0. Di musim yang sama, Napoli menyelsaikan liga hanya berada di peringkat kedua ajang Seri A. Yang mana mereka hanya berselisih dua angka dari tim juara Juventus saat itu.

Alertness Solutions – Associazione Sportiva Roma yang biasa disebut juga AS Roma merupakan klub sepak bola di Italia. Tepatnya berada di kota Roma yang merupakan dari ibukota Italia, yang kini mengikuti kompetisi Seri A.

Roma yang pernah menjuarai Seri A Liga Italia, dimana mereka telah meraih gelar pertamanya pada tahun 1941-42, lalu di tahun 1982-83 serta pada tahun 2000-01. Dan juga memenangkan gelar juara Coppa Italia sebanyak sembilan kali dan dua kali Supercoppa Italia.

Dalam ajang Eropa, Roma yang telah berhasil memenangkan Piala Inter-Cities Fairs di era 1960-61. Dimana tim yang dijuluki Giallorossi itu harus menerima kekalahan di kandang saat menghadapi Liverpool sudai tunduk adu penalti di Piala Eropa di tahun 1983-84. Dan juga menjadi runner-up di ajang Piala UEFA pada tahun 1990 yang kalah agregat dengan Inter Milan.

Meski kini mereka bermarkas di Stadion Olimpico yang berada di kota Roma, dengan ribal abadinya Lazio. Dimana stadion itu memiliki kapasitas dari 720.000, yang merupakan kedua terbesar di Italia. Ketika itu klub telah mengumumkan dalam perencenaan pembangunan stadion berkapasitas 55.000 yang berada di pinggiran barat Roma.

il luppi

logo roma lama

Sejarah AS Roma

AS Roma yang didikan pada tahnu 1927 oleh Italo Foschi yang menggabungkan tiga klib sepak bola di kota Roma, seperti Roman FC, SS Alba-Audace serta Fortitudo-Pro Roma SGS. Dengan terbentuknya tiga klub tersebut yang ingin dijadikan klub terbaik untuk dapat bersaing dengan klub sepak bola di Italia.

Tetapi, dalam penggabungan itu, ada salah satu klub yang berada di kota Roma yang tidak ikut serta didalamnya yaitu Lazio. Karena adanya ketidak turut campur dari Jenderal Vaccaro, ditambah juga dengan anggota klub dan eksekutif dari Federasi Sepak Bola Italia.

Klub yang sudah terbentuk tersebut mengawali musim bermarkas di Stadion Motoveldromo Appio, yang sebelumnya AS Roma menetapkan di Campo Tetaccio di bulan November 1929. Melewati awal musim dengan baik, Roma suskes berada di posisi kedua dibawah Juventus yang merupakan tim elite di Italia. Yang ketika itu bermain di musim 1930-1931, dimana kapten klub saat itu Attilio Ferraris.

Dan berserta rekan setimnya seperti Guido Masetti, Fulvio Bernardini dan juga Rodolfo Volk. Yang mana pemain-pemain tersebut merupakan andalan dari AS Roma ketika itu.

stadio-olimpico

stadion roma

Kemenangan Trofi Pertama AS Roma

Usai turunnya peforma dalam pertandingan di Liga dan banyaknya pemain andalan yang pergi. Dan akhirnya mulai bangkit untuk mengembalikan skuat terkuat mereka menambahkan top skor asal Argentina yang bernama Enrique Guaita. Dimana ketika itu dilatih oleh Luigi Barbesino, yang mampu meraih gelar pertamanya di tahun 1935-36 yang mengkahiri musim dengan selisih satu angka dari bologna.

Roma yang sudah mencatatkan kemenangan dalam raihan gelar Scudetto dengan mengejutkan pada tahun 1941-42. Yang mana pemain asal Italia yang bernama Amedeo Amadei telah mencetak delapan belas gol, merupakan pemain yang diandalkan oleh pelatih Alfred Schaffer kala itu. Ketika itu, Italia sedang perang dunia ke dua dan AS Roma kala itu bermain di Stadion Partito Nazionale del Fascista.

Kemenangan AS Roma di Semua Ajang

Roma yang sukses meraih trofi kembali di tahun 1972, yang mana saat itu mereka berada di final Piala Anglo-Italia menghadapi Blackpool. Dalam pertandingan itu AS Roma sukses meraih gelar juara dengan memenangkan laga skor akhir 3-1. Dan permainan terbaik yang ditunjukkan oleh AS Roma telah mencapai dekade ketiga pada tahun 1974-75.

Ketika itu, mereka memiliki pemain gelandang yang hebat seperti Giancarlo dan Francesco Rocca. Pada tahun 1990-an datangnya Francesco Totti yang merupakan pemain penting dan juga sebagai kapten dan ikon klub. Dan pada musim 2000-an, AS Roma mampu meraih gelar juara Scuedetto untuk ketiga kalinya di tahun 2000-01. Yang sukses meraih kemenangan dengan Parma dengan skor 3-1.